Wednesday, January 12, 2005

Aku Merindu Mu

Tuhan, jika hanya ini saja yang kurasa
Tentang hati yang ku baktikan pada Mu
Maka ini teramat kurang bagiku

Seandainya saja rasa gemuruh di hati ini dapat kulukiskan
Seperti ngarai Van Gogh yang berani
Mungkin ngaraiku lebih terjal lagi

Tuhan, dalam ujung lingkaran fikirku
Yang tak pernah terpuaskan
Jernihkanlah,
Sejernih zam-zam yang mensalju di padang pasir-Mu
Bekukan rinduku yang membara
Tenangkan desakan hatiku yang menghimpit
Sunyikan riak tangisku

Diamkanlah aku
Dalam pusaraku
Titipkan nyawaku
Dalam pusaran ‘Arsy Mu nan agung

Aku tak sabar lagi
Sungguh
Aku tak sabar lagi

0 Comments:

Post a Comment

<< Home