Monday, January 31, 2005

Dan Lelaki Itu pun Berbicara

Mi.
Aku pergi membawa segenap asaku.
Namun telah kutinggalkan cintaku padamu.
Selama ini aku pergi, dan selama itulah aku terus menerka.
Adakah kau masih menunggu.

Sekarang aku datang hanya ingin menjengukmu dan cintaku.
Apakah dia masih ada untuk kau pelihara dalam hatimu.
Masih menjadi mahkota rindumu yang kau peluk dan kau hiasi dengan sejuta pengertianmu.

Ini! Aku hanya membawa sebungkus rindu dan setas rayuan.
Jangan kau terima jika kau tak suka.
Marahlah jika kau bisa, mumpung aku masih ada.
Atau peluklah aku dengan seluruh cinta yang kau punya.

Mi.
Kali ini aku hanya mampir saja untuk menyapa kalian.
Karena setelah ini aku akan pergi lagi.

Kembali menyongsong asaku yang kuharap juga menjadi asamu.


Teruskan hidupmu, raihlah mimpimu.
Jangan tunggu aku bila kau tak rindu
Tapi jangan lupakan aku, karena kau memiliki cintaku

Baiklah. Aku harus pergi, Mi.
Sampai saatnya tiba nanti.

Aku akan datang kembali menagih cintaku.
Namun jika saat itu kau sudah tak ada, tak mengapa.
Karena kau pantas bahagia.


Kemudian aku terdiam.
Bukan bimbang atau geram.
Hanya diam.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home