Thursday, December 08, 2005

Matahariku

Lamat suaramu menyapa telinga. Heningku sudah sekian lama terbalut kenangan yang selalu membuatku terperangah jika menatapnya. Segaris asa di coklat matamu, rentangkan koyak luka mematah biru hati. Memercik sinar dalam gelap yang hadir sekian lama. Rezimmu mematah raut makna dari cahaya yang telah terselip. Mataku sembab menangisi alur dari ceritamu. Bukankah sudah mungkin jika kita saling memiliki. Aku menghias atas hina yang selalu kau ta'zimkan ditelingaku. Bukankah sudah semetinya kita berbagi hening. Rajukmu atas jumawaku. Hentikan! Lama kelamaan ini sudah tak adil lagi untukku. Karena ini tentang aku, bukan lagi tentang mu.

1 Comments:

Blogger markerickson80281726 said...

I read over your blog, and i found it inquisitive, you may find My Blog interesting. So please Click Here To Read My Blog

http://pennystockinvestment.blogspot.com

5:37 AM  

Post a Comment

<< Home