Wednesday, March 29, 2006

Ini Untukmu

Ini untukmu
pada pagi, siang dan malam hari yang kau miliki dan aku
yang meliputi runut hidupku
yang memeluk dan merembas pada liang pori-poriku

Kau telah melhatnya
sudah sekian luka terbuka dan berdarah
kemudian melambung pada langit milikmu dan aku
lalu tersungkur di liang tanahmu dan aku

Dengan telingamu
kau resapi ratapan membahana dalam kalbumu dan aku
kau kidungkan tangismu melalui parau suaraku
lalu kau tenggelam dalam gumam yang terdzikir dibibirku

Kau hadir tak terjangkau arah
melebur asa dan waktu pada ribuan dimensi kegelapan yang kaucurahkan
membuat hatiku buta dengan nikmat hitammu
yang kau balut dengan kerling bintangmu

Sehingga kau sentuh aku
dalam gelapmu dan aku di sana berkubang nikmatmu
lukaku sudah tak ada, meski sakit itu kau yang punya
paruhkan aku atasmu

Karena aku adalah gelap dan kau adalah cahaya

0 Comments:

Post a Comment

<< Home