Tuesday, April 18, 2006

Kau, Pecinta…

Ada lebam di pandangan matamu
Begitu keraskah masa lalu memukulimu?
Kau menghardik orang yang datang mencintaimu
Namun seterusnya, kau lerai benang benci yang mengikatmu

Ada lingkaran cahaya mengintip di balik jendelamu
Mengenai matamu yang masih terpejam
Menghayalkan masa lalu yang seterusnya kau runut
Membasuh wajahmu yang telah kuyu dan putih

Ada embun meresap di dinding kamarmu
Menyengat kulitmu yang telah kering
Namun kau menepis sejuknya
Dan kembali mengembara pada pasir tandus
Di balik matamu yang terpejam

Kau mencintai dia
Kemudian kau membencinya
Lalu kau mencintai dia
Dan kau membencinya
Mencintai…
Membenci..

Dan inilah kau sekarang
Memejamkan mata
Dalam temaram kamarmu
Di mana kau simpan dia?

1 Comments:

Blogger sofyan rh. zaid said...

menarik puisi-puisimu.membacamau aku jadi teingat oemmi koelsoem penyanyi legendaris iti.boleh tahu emailmu?

sofyan rh. zaid
universitas paramadina

1:30 PM  

Post a Comment

<< Home